| Site Home |
Help
Search
Members
Calendar
|
| Welcome Guest ( Log In | Register ) | Resend Validation Email |
|
|
![]() ![]() ![]() |
| arief.lutfi |
Posted: July 12, 2006 05:06 am
|
![]() super member ![]() ![]() Group: Admin Posts: 58 Member No.: 43 Joined: July 05, 2006 |
tempat buat sharing ide untuk kepanitiaan secara global....
-------------------- Breakthrough
We used to think when we are younger Living the lies behind the wall Then she ask me what i'm thinking And i said oh nothing at all We 're not a vintage generation It's time to leave and break the wall Then she ask me what i'm doing So i said now its time for revolution No no no.. You dont know me any more Low low low.. You're gonna low your self And take us higher Here we are try to reach the stars We are getting higher on and on Go go go Like a hyperdrive We came along this far We are getting bigger on and on We’re untouchables It's time to leave and break the wall Now its time for revolution It's time to leave and breaking on Its revolution ![]() surf my mind : http://arief-lutfi.blogspot.com http://lvtfy.blogs.friendster.com |
| R JAKA ARYA PRADANA |
Posted: July 15, 2006 08:31 pm
|
|
Anak-anak ![]() ![]() Group: Members Posts: 47 Member No.: 61 Joined: July 11, 2006 |
Bismillah...
Aslm... (* pada saat saya menulis ini, saya belum baca TOR dr COT) Langsung ke intinya aja ya... Kalau bisa di setiap materi penekanannya adalah digunakan untuk apa materi[/I[ nya itu... misal, waktu bahas tentang teknologi, buat [I]frame berfikir mhsw baru, bahwa teknologi itu diciptakan untuk dijadikan solusi... Temen2 pasti tahu HP NOKIA kan?. Nokia itu bagus: inovative, creative, & productive... Sampai disitu tidak masalah, kan itu yang bagusnya... Tapi, dia tidak melihat efek dari strategi pemasatannya dia... (atau mungkin karena memang visinya HANYA money oriented) Dia mengeluarkan produk baru (dengan fitur baru) terus menerus, dengan strategi pemasaran yang luar biasa... Hasilnya adalah, NOKIAnya SUKSES,dan banyak MASYARAKAT MENJADI KONSUMTIF... Jadi nilai2 kepekaannya yang harus senantiasa diingatkan kembali, serta dihubungkan... ada contoh lain... (* tolong, kalo' salah dikoreksi) NUR MAHMUDI ISMAIL (NMI) (wali kota Depok) pernah ditawari oleh Investor Asing (saya lupa, dari Jerman apa Belanda) untuk berinvestasi untuk menanggulasi masalah sampah di Depok yang notabene-nya pada saat itu (gak tahu berita up date yang sekarang kaya gimana), masalah sampah di Depok sangat menghawatirkan... Ketika itu, Investor menawari untuk menyumbangkan modal untuk membeli mesin, serta membuat system pengelolaan sampah sehingga sampah yang diproses berubah menjadi kompos, lalu komposnya buat negara si Investornya... Kalo' kita berfikir singkat, itu tawaran yang menggiurkan. Udah, mending ambil aja tawaran menarik itu. Masalah sampah beres, kagak keluar uang lagi. Tapi, NMI berfikir lebih jauh. Pada saat itu, kondisi tanah di negara si investor rusak (saya lupa, sadah, apa masam, apa apa ya? lupa euy...) dan membutuhkan kompos, kondisi tanah di Depok (apa Indonesia ya? lupa juga euy...)juga hampir seperti itu... NMI berfikir, ketika tawaran itu disetujui, maka sampah di depok abis, tapi Depok gak bakal punya pupuk kompos, karena sudah di export. dan hasilnya adalah Indonesia akan jadi konsumen yang bisa diperlakukan seenaknya oleh pihak asing... Maka, ia memutuskan untuk tidak mengambil tawaran itu... (* kalo' salah tolong dikoreksi ya...) Disini, dapat dilihat NMI tidak hanya melihat dari 1 sisi, tapi dia melihat dari banyak sisi. Dan ia senantiasa memperhatikan efek2 apa saja yang akan terjadi bila suatu kebijakan / kespakatan diputuskan... Mungkin hal2 seperti ini (social control) juga yang juga harus ditanamkan pada temen2 2006... Wallahu'alam... |
![]() |
![]() ![]() ![]() |